Seorang akademisi Universitas Cenderawasih (Uncen) Jayapura, Papua, Popi Ayer, mengungkapkan pentingnya perlindungan yang diberikan pemerintah daerah kepada nelayan kecil dari kapal besar. Menurutnya, langkah ini sangat vital untuk memastikan kelangsungan mata pencaharian dan keadilan ekologis bagi nelayan lokal. Popi Ayer, yang juga menjabat sebagai Ketua Program Studi Ilmu Kelautan dan Perikanan di Uncen, menekankan bahwa peran pemerintah adalah tidak hanya sebagai penyumbang tetapi juga sebagai penggerak dalam menciptakan kebijakan yang mendukung pertumbuhan nelayan kecil. Perlindungan terhadap praktik penangkapan yang merusak, redistribusi pasar yang adil, penegakan zonasi dan wilayah tangkap, serta subsidi yang tepat sasaran merupakan beberapa langkah yang dianggap penting oleh Popi.
Selain itu, pendampingan berbasis karakter sosial budaya dan pengakuan hak ulayat laut juga dianggap sebagai faktor penting dalam mendukung nelayan kecil. Popi juga menyoroti pentingnya pengintegrasian pengetahuan antara akademisi, penyuluh perikanan, LSM, dan nelayan untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan kecil di Papua. Dia menegaskan bahwa pendampingan nelayan oleh pemerintah harus bersifat partisipatif, melibatkan elemen-elemen lokal dan ilmu pengetahuan, serta didukung dengan bantuan fisik yang diikuti dengan pendampingan kapasitas agar dapat memberikan manfaat maksimal. Hal ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam pembangunan dan perlindungan bagi nelayan kecil di Papua.
