Pemulihan Jaringan Telko Sulut Pasca Gempa: Proses 100%

Setelah gempa bumi dahsyat dengan magnitudo 7,6 mengguncang Sulawesi Utara pada Kamis (02/04/2026), layanan telekomunikasi di wilayah tersebut berhasil pulih sepenuhnya dalam waktu kurang dari 24 jam. Dari total 2.236 site telko di wilayah terdampak, sebanyak 223 site (9,97%) mengalami gangguan akibat terputusnya pasokan listrik. Namun, berkat upaya cepat operator telko yang memanfaatkan genset sebagai sumber daya alternatif, seluruh layanan kini telah kembali normal.

Telkomsel, XL SMART, dan Indosat Ooredoo Hutchison, sebagai operator seluler utama, memastikan bahwa tidak ada lagi site telko yang terdampak dan semuanya beroperasi secara normal. Pemerintah juga langsung mengaktifkan Crisis Management Team di Posko Pusat Monitoring Telekomunikasi (PMT) sejak awal kejadian untuk menjaga layanan tetap berjalan dan mempercepat pemulihan.

Terkait dengan sistem peringatan dini, early warning system kebencanaan telah sukses mengirimkan notifikasi gempa dan potensi tsunami dari BMKG ke wilayah Sulut dan Maluku Utara. Meskipun ada beberapa unit monitoring yang mengalami gangguan, pemerintah memastikan bahwa seluruh sumber daya terus disiagakan agar jaringan tetap stabil dan masyarakat tetap terhubung selama masa tanggap darurat. Semua upaya ini bertujuan untuk mendukung keselamatan dan kebutuhan komunikasi masyarakat di Sulut pasca gempa bumi.

Source link