PT ITSEC Asia Tbk kembali menarik perhatian lewat langkah baru di tengah meningkatnya ancaman digital yang menyasar perangkat seluler. Perusahaan keamanan siber pertama di Indonesia yang tercatat di bursa dengan kode saham CYBR itu mengumumkan peluncuran solusi keamanan siber IntelliBron Aman Enterprise, sebuah platform perlindungan mobile yang dirancang untuk kebutuhan institusi dan segera hadir di pasar.
Yang membedakan solusi ini adalah model penggunaannya. IntelliBron Aman Enterprise disebut sebagai perlindungan keamanan siber mobile tingkat enterprise pertama yang memungkinkan perangkat seluler bagi karyawan, siswa, dan aparatur pemerintah tetap terlindungi tanpa membebani pengguna dengan biaya langganan pribadi. Pendekatan ini menempatkan institusi sebagai pihak yang berlangganan layanan, sementara perlindungan langsung aktif begitu aplikasi diunduh dan diaktifkan.
Menjawab celah keamanan dari perangkat pribadi
Presiden Direktur ITSEC Asia, Patrick Dannacher, menegaskan bahwa persoalan terbesar yang kerap luput dari perhatian organisasi adalah penggunaan perangkat mobile pribadi untuk urusan kerja dan belajar. Menurut dia, celah inilah yang sering membuka pintu bagi ancaman digital yang nyata, mulai dari penipuan finansial hingga serangan malware yang bisa merugikan pengguna maupun institusi.
Dengan skema berbasis institusi, sekolah, instansi pemerintah, maupun perusahaan dapat mengadopsi platform ini sebagai lapisan perlindungan kolektif. Tujuannya bukan hanya mengamankan satu perangkat, melainkan menciptakan ekosistem yang lebih tertib, aman, dan mudah dikelola di lingkungan organisasi.
Fokus pada ancaman digital yang makin dekat dengan pengguna
ITSEC Asia menilai ancaman siber di Indonesia kini semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari, terutama melalui ponsel yang hampir selalu berada di tangan pengguna. Malware, penipuan online, dan pencurian data menjadi risiko yang terus mengintai, sementara kebutuhan perlindungan yang mudah diakses masih sangat besar.
Didirikan pada 2010, ITSEC Asia menyebut pertumbuhan perusahaan ini berjalan seiring akselerasi transformasi digital di Indonesia. Dari situ, perusahaan menegaskan keyakinannya bahwa keamanan siber yang kuat seharusnya dapat dinikmati oleh berbagai organisasi, tanpa dibatasi ukuran lembaga atau besar kecilnya anggaran.
Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.
