Apple Catat Laba Bersih US$29,6 Miliar, Pendapatan Kuartal Capai US$111,2 Miliar
Apple kembali mencatatkan catatan gemilang dengan berhasil membukukan laba bersih sebesar US$29,6 miliar pada kuartal kedua tahun 2026. Pendapatan perusahaan teknologi asal Amerika Serikat itu juga mencapai angka fantastis, yakni US$111,2 miliar, mengalami kenaikan 17% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.
Penjualan iPhone dan Bisnis Layanan Jadi Penopang Utama
Permintaan yang kuat terhadap ponsel iPhone menjadi salah satu faktor utama yang mendorong kinerja keuangan Apple. Penjualan iPhone menyumbang sekitar US$57 miliar dari total pendapatan perusahaan. Di samping itu, bisnis layanan Apple juga mencapai rekor dengan pendapatan mencapai US$31 miliar.
CEO Apple, Tim Cook, menyampaikan kebanggaannya atas capaian tersebut. Dia menjelaskan bahwa iPhone 17 menjadi produk yang sangat diminati oleh konsumen, sementara layanan Apple juga terus menorehkan rekor tertinggi.
Produk Baru dan Program Dividen
Cook juga mengumumkan rilis produk-produk unggulan terbaru Apple, seperti iPhone 17e, iPad Air dengan teknologi M4, dan MacBook Neo. Produk-produk tersebut berhasil menarik perhatian pelanggan di seluruh dunia.
Selain itu, Dewan Direksi Apple juga memberikan kabar baik dengan menetapkan dividen tunai sebesar US$0,27 per lembar saham biasa perusahaan. Dividen tersebut mengalami kenaikan 4% dan rencananya akan dibayarkan kepada para pemegang saham pada 14 Mei 2026.
Tak hanya itu, program buyback saham biasa Apple hingga US$100 miliar juga disetujui oleh Dewan Direksi. Hal ini merupakan strategi perusahaan untuk meningkatkan nilai saham dan memberikan keuntungan bagi para pemegang saham.
Kuartal II-2026 menjadi periode yang sangat menguntungkan bagi Apple, dengan mencatatkan pertumbuhan pendapatan yang signifikan, penjualan produk yang baik, serta dukungan layanan yang kuat. Apple terus menunjukkan dominasinya di pasar teknologi internasional.
