Tak Ada Rencana Grab Tinggalkan Indonesia: Berita Terbaru 2021

Grab Tetap Komitmen Hadir di Indonesia

Grab, salah satu aplikasi super (superapp) terdepan di Asia Tenggara dan Indonesia, menegaskan komitmennya untuk tetap hadir dan melayani para pelanggan di Indonesia. CEO Grab Indonesia, Neneng Goenadi, secara tegas membantah rumor tentang kemungkinan Grab hengkang atau keluar dari pasar Indonesia. Menurut Neneng, Indonesia memiliki peran penting dalam ekosistem Grab selama lebih dari 10 tahun. Grab bertekad terus tumbuh dan membantu masyarakat Indonesia dengan mematuhi kebijakan pemerintah.

Menyesuaikan dengan Kebijakan Pemerintah

Grab telah menyesuaikan diri dengan Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2026 tentang Perlindungan Pekerja Transportasi Online yang mengharuskan penurunan potongan bagi mitra driver ojek online. Potongan bagi mitra pengemudi GrabBike dan GoRide direduksi menjadi 8% dari sebelumnya 20% sesuai arahan Presiden. Grab berkomitmen untuk terus berjalan sejalan dengan agenda nasional dalam mendukung ekonomi digital yang inklusif dan berkelanjutan.

Partisipasi Grab dalam Masyarakat Indonesia

Selama lebih dari satu dekade, Grab telah menjadi bagian penting dari kehidupan sehari-hari jutaan masyarakat Indonesia. Kontribusi Grab mencakup sekitar 50% industri ride-hailing dan pengantaran online, penciptaan 4,6 juta peluang kerja melalui digitalisasi UMKM, serta program kemitraan senilai lebih dari Rp100 miliar untuk Mitra Pengemudi. Grab terus berkomitmen untuk berkolaborasi dengan pemerintah, mitra, dan seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat hubungannya di Indonesia.

Di Asia Tenggara, Grab merupakan aplikasi super terkemuka yang beroperasi di berbagai sektor layanan seperti pengantaran, mobilitas, dan keuangan digital. Dengan layanan yang mencakup lebih dari 800 kota di delapan negara Asia Tenggara, Grab telah membantu jutaan orang memesan makanan, pengiriman paket, transportasi, pembayaran online, dan layanan keuangan melalui satu aplikasi.

Dengan misi untuk memajukan Asia Tenggara, termasuk Indonesia, Grab terus berupaya memberdayakan ekonomi secara berkelanjutan bagi semua orang sejak didirikan pada tahun 2012. Grab tidak hanya sekadar aplikasi, tetapi sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia yang terus tumbuh bersama Grab. (abm)

Source link