Festival Penyu Mampie di Polman Dorong Pariwisata Berkelanjutan
Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat menyelenggarakan Festival Penyu Mampie dengan harapan dapat menguatkan sektor pariwisata berkelanjutan dan meningkatkan daya saing destinasi wisata lokal. Festival ini juga bertujuan untuk edukasi pelestarian lingkungan dan memperkuat sektor wisata bahari di daerah tersebut.
Transformasi Menjadi Gerakan Kolektif
Festival Penyu Mampie yang digelar di Kabupaten Polewali Mandar mengangkat tema ‘Menjaga Jejak, Mewariskan Samudra’. Melalui festival ini, pemerintah berharap agar kesadaran ekologis masyarakat bisa tumbuh dan budaya konservasi dapat ditanamkan dalam jangka panjang.
Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sulbar, Bau Akram Dai, menegaskan bahwa pengembangan pariwisata harus sejalan dengan pelestarian lingkungan. Keduanya harus saling mendukung dalam upaya menciptakan pariwisata berkelanjutan yang menjaga keseimbangan ekologis dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal.
Harapan dan Kolaborasi
Founder Sahabat Penyu, Muhammad Yusri, menyatakan bahwa Festival Penyu Mampie bukan hanya perayaan tahunan biasa, tetapi sebuah gerakan bersama untuk membangun kesadaran akan pentingnya menjaga ekosistem pesisir dan laut. Semangat ini diharapkan dapat membuat Mampie dikenal sebagai destinasi wisata konservasi yang membanggakan Sulawesi Barat.
Selama festival berlangsung, berbagai kegiatan edukasi, hiburan, konservasi, aksi bersih pantai, penanaman pohon, susur Sungai Teluk Mampie, dan pameran UMKM diselenggarakan. Antusiasme warga terlihat dari awal hingga akhir acara, dan festival ini juga memberikan dampak positif bagi pelaku usaha lokal melalui peningkatan kunjungan wisatawan dan aktivitas UMKM.
