Kewaspadaan Tidur dengan Hewan Peliharaan: Risiko Penyakit

Risiko Tidur Bersama Hewan Peliharaan: Fakta dan Mitos

Jakarta – Dr. Josh Daniels, seorang Dokter Hewan dan Ahli Mikrobiologi di Colodaro State University, menyoroti risiko tidur bersama hewan peliharaan bagi kesehatan manusia. Tidur bersama hewan peliharaan bisa membawa dampak negatif pada kesehatan, terutama terkait penularan penyakit.

Bahaya Penularan Penyakit Melalui Hewan Peliharaan

Menurut Dr. Daniels, berbagai serangga dan kuman, seperti kutu, parasit, dan bakteri, dapat ditularkan melalui interaksi tidur bersama hewan peliharaan. Kutu menjadi salah satu serangga umum yang bisa menimbulkan masalah kesehatan saat berbagi tempat tidur dengan hewan peliharaan.

Kebiasaan menjilat kaki atau gigitan hewan peliharaan bisa menyebabkan infeksi bakteri pada manusia, seperti yang dialami oleh wanita di Finlandia pada tahun 1991. Selain itu, anjing dan kucing yang baru keluar dari tempat penampungan atau masih anak-anak juga meningkatkan risiko penularan penyakit, terutama kulit.

Dukungan Emosional vs. Gangguan Tidur

Meski terdapat risiko penularan penyakit, tidur bersama hewan peliharaan juga menawarkan manfaat bagi beberapa pemilik. Dr. Douglas Wallace, seorang Dokter Tidur dari Universitas Miami Miller, menyoroti bahwa dukungan emosional yang diberikan hewan peliharaan dapat lebih besar daripada gangguan tidur yang mungkin terjadi.

Namun, penelitian menunjukkan bahwa keberadaan hewan peliharaan di tempat tidur juga bisa mempengaruhi kualitas tidur. Hasil studi tahun 2017 menunjukkan pemilik anjing mengalami tidur kurang efisien saat hewan berada di tempat tidur, meskipun tidak merasakan gangguan saat itu.

Sementara itu, penelitian lebih lanjut menunjukkan bahwa rutinitas sehari-hari dalam merawat hewan peliharaan, seperti olahraga pagi dan kebiasaan tidur yang teratur, dapat meningkatkan kualitas tidur pemiliknya.

Secara keseluruhan, meskipun tidur bersama hewan peliharaan dapat memberikan dukungan emosional, penting bagi pemilik untuk memahami risiko kesehatan yang mungkin timbul akibat interaksi tersebut.

Source link