Penipuan menggunakan “Fake BTS” dan kasus penistaan agama menjadi sorotan dalam berita kriminal hari ini. Dari Jakarta, beberapa berita menarik terjadi pada Jumat (2/10) lalu.
Kasus penipuan SMS palsu menggunakan alat pemancar sinyal seluler buatan (Fake BTS) di sepanjang rute MRT Jakarta membuat Kepolisian Metro Jaya berhasil menangkap lima tersangka. Kasubdit 4 Ditressiber Polda Metro Jaya, AKBP Grawas Sugiharto, menjelaskan bahwa kasus ini terungkap setelah masyarakat menerima pesan singkat berisi tautan menuju situs web palsu saat berada di sekitar jalur MRT.
Sementara itu, di Pelabuhan Tanjung Priok, Polda Metro Jaya bekerjasama dengan kepolisian setempat untuk memastikan keselamatan ABK yang diduga menjadi korban penganiayaan. Kapal yang diduga terlibat dalam kasus ini berada di perairan sekitar Kepulauan Aru, Maluku.
Di Cilincing, seorang pria berinisial MNHD (26) menyerahkan diri ke polisi setelah membacok pria lain hingga tewas dengan menggunakan celurit. Kematian korban disebabkan oleh kehabisan darah setelah dianiaya pelaku.
Tak hanya itu, aksi perampasan perhiasan anak oleh wanita misterius di Kalideres juga membuat kegaduhan. Kasus terbaru terjadi pada dua anak perempuan kakak beradik di kawasan Tegal Alur, Jakarta Barat, yang dinilai sebagai insiden paling parah.
Terakhir, Subdit Kamneg Ditreskrimum Polda Metro Jaya menyerahkan empat tersangka beserta barang bukti perkara penistaan agama pada festival musik di Ancol ke Kejaksaan Negeri Jakarta Utara. Proses pelimpahan tahap II terhadap empat tersangka tersebut dilaksanakan setelah berkas perkara dinyatakan lengkap oleh jaksa penuntut umum.
Itulah beberapa berita kriminal menarik yang terjadi di Jakarta. Semoga penegakan hukum dapat berjalan dengan lancar demi keamanan dan ketertiban masyarakat.
Sumber: www.antaranews.com




